Be yourself; Everyone else is already taken.
— Oscar Wilde.
This is the first post on my new blog. I’m just getting this new blog going, so stay tuned for more. Subscribe below to get notified when I post new updates.
Be yourself; Everyone else is already taken.
— Oscar Wilde.
This is the first post on my new blog. I’m just getting this new blog going, so stay tuned for more. Subscribe below to get notified when I post new updates.

Suryati adalah seorang Asisten Rumah Tangga yang terus berjuang untuk menghidupi dua putra nya, Hasan dan Husein. Ia telah menjadi tulang punggung sejak ditinggal pergi suami nya beberapa tahun lalu.

Suryati terpaksa putus sekolah saat masih duduk di bangku Sekolah Dasar karena alasan ekonomi. Karena itu, sampai saat ini ia tidak bisa membaca dan kesulitan untuk menulis.

Dalam satu hari, sebanyak tiga rumah harus ia datangi demi sesuap nasi dan demi dapat bertahan hidup bersama dua putra tercinta nya. Hanya dengan bermodal sendal dan payung, ia berjalan dibawah terik nya matahari maupun hujan.

Setiap hari ia menghabiskan waktu nya dengan peralatan rumah tangga dan juga pekerjaan rumah tangga yang tidak mudah. Tangan yang selalu berendam air, tangan yang selalu merasakan panasnya setrika, juga keringat yang terus menerus berjatuhan tidak menyurutkan semangat nya.

Air sabun, kain pel, sapu, dan peralatan rumah tangga lainnya sudah menjadi teman baik nya. Sering kali ia merasa lelah dengan pekerjaan rumah tangga yang sangat berat dan melelahkan ini.

Tetapi apa boleh buat, itu lah keseharian yang harus ia jalani lagi-lagi demi kedua putra nya. Sebelum berangkat menuju rumah pertama, ia juga harus membereskan dan merapihkan pekerjaan rumah nya sendiri.

Setiap rumah yang ia datangi, pekerjaan pertama yang ia lakukan saat tiba di tempat bekerja nya adalah menyapu dan mengepel. Jika hari ini adalah waktu nya untuk mencuci, ia akan melanjutkan pekerjaan dengan menyuci pakaian. Jika tidak, ia akan langsung menyetrika.

Panas yang dihasilkan sertira, terkadang mangenai tangan Suryati dan menjadikannya luka. Menurut Suryati, lukanya ini dapat menghambat pekerjaannya. Tetapi ia harus kuat untuk menahannya.

Terlalu sering berjalan diatas aspal panas dengan sandal yang tipis, kaki nya sering mengalami kapalan. Selain kapalan, telapak kaki Suryati juga mengalami pecah-pecah.

Dan karena selalu mencuci baju dan bertemu air sabun yang keras, tangan Suryati juga sering terluka maupun lecet karena terlalu kering. Walau begitu, ia harus terus berjuang demi keluarga kecilnya.
This is an example post, originally published as part of Blogging University. Enroll in one of our ten programs, and start your blog right.
You’re going to publish a post today. Don’t worry about how your blog looks. Don’t worry if you haven’t given it a name yet, or you’re feeling overwhelmed. Just click the “New Post” button, and tell us why you’re here.
Why do this?
The post can be short or long, a personal intro to your life or a bloggy mission statement, a manifesto for the future or a simple outline of your the types of things you hope to publish.
To help you get started, here are a few questions:
You’re not locked into any of this; one of the wonderful things about blogs is how they constantly evolve as we learn, grow, and interact with one another — but it’s good to know where and why you started, and articulating your goals may just give you a few other post ideas.
Can’t think how to get started? Just write the first thing that pops into your head. Anne Lamott, author of a book on writing we love, says that you need to give yourself permission to write a “crappy first draft”. Anne makes a great point — just start writing, and worry about editing it later.
When you’re ready to publish, give your post three to five tags that describe your blog’s focus — writing, photography, fiction, parenting, food, cars, movies, sports, whatever. These tags will help others who care about your topics find you in the Reader. Make sure one of the tags is “zerotohero,” so other new bloggers can find you, too.